Update Rekomendasi Vaksinasi Saat Hamil: Perlindungan Tepat untuk Ibu dan Bayi

Update Rekomendasi Vaksinasi Saat Hamil: Perlindungan Tepat untuk Ibu dan Bayi

Oleh : Rumah Vaksinasi

Kehamilan membuat tubuh ibu mengalami berbagai perubahan, termasuk pada sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan ibu lebih rentan mengalami komplikasi akibat penyakit infeksi tertentu.

Vaksinasi saat hamil tidak hanya membantu melindungi kesehatan ibu, tetapi juga memberikan antibodi kepada bayi melalui plasenta sehingga bayi memperoleh perlindungan sejak awal kehidupan.

Berdasarkan rekomendasi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) tahun 2026, terdapat tiga vaksin utama yang direkomendasikan selama kehamilan, yaitu vaksin influenza, Tdap, dan RSV.

Jadwal Vaksinasi yang Direkomendasikan Saat Hamil

Jenis Vaksin

Waktu Pemberian

Dosis

Influenza

Trimester berapa pun

1 dosis setiap tahun

Tdap

Usia kehamilan 27–36 minggu

1 dosis setiap kehamilan

RSV

Usia kehamilan 32–36 minggu

1 dosis sesuai anjuran dokter

 

Vaksin Influenza

Vaksin influenza dapat diberikan pada trimester pertama, kedua, maupun ketiga.

Vaksin ini membantu mengurangi risiko flu berat dan komplikasi pada saluran pernapasan yang dapat terjadi selama kehamilan.

Vaksin Tdap

Vaksin Tdap merupakan vaksin kombinasi yang memberikan perlindungan terhadap:

  • Tetanus
  • Difteri
  • Pertusis (batuk rejan)

Vaksin ini direkomendasikan pada usia kehamilan 27–36 minggu dan diberikan pada setiap kehamilan, meskipun ibu pernah menerima vaksin Tdap sebelumnya.

Waktu pemberian tersebut dipilih agar antibodi yang dibentuk oleh tubuh ibu dapat diteruskan kepada bayi sebelum dilahirkan.

Perlindungan ini sangat penting karena bayi baru lahir belum dapat memperoleh vaksin pertusis secara lengkap. Pemberian vaksin Tdap selama kehamilan terbukti menurunkan risiko batuk rejan pada bayi berusia kurang dari dua bulan.

Vaksin RSV

Respiratory Syncytial Virus (RSV) merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan berat, terutama pada bayi.

Infeksi RSV dapat berkembang menjadi bronkiolitis atau pneumonia sehingga bayi memerlukan perawatan di rumah sakit.

POGI merekomendasikan pemberian vaksin RSV maternal pada usia kehamilan 32–36 minggu.

Vaksin sebaiknya diberikan setidaknya sekitar 14 hari sebelum perkiraan persalinan agar tubuh ibu memiliki waktu untuk membentuk antibodi dan meneruskannya kepada janin.

Apakah Vaksin Saat Hamil Aman?

Vaksin yang direkomendasikan khusus untuk kehamilan telah dinilai berdasarkan manfaat, keamanan, serta waktu pemberiannya.

Efek setelah vaksinasi umumnya ringan, seperti:

  • Nyeri atau kemerahan pada tempat suntikan.
  • Pegal dan lelah.
  • Sakit kepala ringan.
  • Demam ringan.

Namun, tidak semua jenis vaksin boleh diberikan selama kehamilan.

Oleh karena itu, ibu perlu memberi tahu dokter mengenai:

  • Usia kehamilan.
  • Riwayat alergi.
  • Penyakit yang sedang dialami.
  • Obat yang sedang dikonsumsi.
  • Riwayat vaksinasi sebelumnya.

Persiapkan Perlindungan Sejak Masa Kehamilan

Vaksinasi pada waktu yang tepat membantu memberikan perlindungan ganda, yaitu menjaga kesehatan ibu sekaligus memberikan antibodi awal kepada bayi.

Sebagai ringkasan:

  • Vaksin influenza dapat diberikan pada trimester mana pun.
  • Vaksin Tdap diberikan pada usia kehamilan 27–36 minggu.
  • Vaksin RSV diberikan pada usia kehamilan 32–36 minggu.

Kesimpulan

Vaksinasi selama kehamilan merupakan langkah penting untuk melindungi ibu dan bayi dari berbagai penyakit infeksi yang dapat dicegah. Dengan mengikuti rekomendasi pemberian vaksin influenza, Tdap, dan RSV sesuai usia kehamilan, ibu dapat membantu menjaga kesehatannya sekaligus memberikan perlindungan awal kepada bayi melalui antibodi yang ditransfer selama masa kehamilan.

Konsultasikan jadwal vaksinasi dengan dokter kandungan atau tenaga kesehatan di Rumah Vaksinasi agar jenis vaksin, waktu pemberian, dan kondisi kesehatan ibu dapat dinilai terlebih dahulu.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai vaksinasi ibu hamil dan layanan vaksinasi, kunjungi: https://rumahvaksinasi.id/

Referensi
  1. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia. Konsensus Imunisasi Ibu Hamil, Edisi 2026.
  2. Centers for Disease Control and Prevention. Flu Vaccine Safety and Pregnancy.
  3. Centers for Disease Control and Prevention. Tdap Vaccination for Pregnant Women.
  4. Centers for Disease Control and Prevention. RSV Vaccine Guidance for Pregnant Women.

Tinggalkan Balasan