Dari Sekolah Dibawa Pulang ke Rumah: Saat Influenza Mulai Menular Satu Keluarga, Vaksin Bisa Jadi Perlindungan
Oleh : Rumah Vaksinasi
Pagi hari anak masih berangkat sekolah seperti biasa. Sore mulai mengeluh badan tidak enak, malamnya demam, batuk, sakit kepala, dan tubuh terasa lemas.
Beberapa hari kemudian, ayah mulai batuk. Tidak lama, ibu juga ikut demam.
Cerita seperti ini cukup sering terjadi karena influenza mudah menular di tempat dengan interaksi dekat, termasuk sekolah, tempat kerja, dan di dalam rumah.
Karena itu, perlindungan terhadap influenza sebaiknya dipersiapkan sebelum satu anggota keluarga sakit dan menularkannya kepada anggota keluarga lainnya.
Influenza Bukan Sekadar Pilek Biasa
Influenza adalah infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza.
Gejala influenza dapat berupa:
- Demam
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Pilek
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Rasa lemas yang cukup berat
Pada sebagian orang, influenza memang dapat sembuh dengan baik. Namun, risiko komplikasi lebih tinggi pada anak kecil, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit kronis atau kondisi tertentu.
Karena itu, pencegahan sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika sudah ada anggota keluarga yang sakit.
Seberapa Efektif Vaksin Influenza?
Efektivitas vaksin influenza dapat berubah dari tahun ke tahun karena virus influenza terus mengalami perubahan.
Secara umum, vaksinasi influenza dapat menurunkan risiko sakit influenza sekitar 40–60%. Vaksinasi juga diketahui membantu mengurangi risiko penyakit berat dan perawatan di rumah sakit.
Data ilmiah juga mendukung manfaat tersebut.
Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Vaccine pada 2024 menemukan efektivitas vaksin influenza secara keseluruhan sekitar 41,4%.
Efektivitas berdasarkan kelompok usia dalam penelitian tersebut adalah:
- Anak: sekitar 48,6%
- Dewasa usia 18–64 tahun: sekitar 36,7%
- Usia ≥65 tahun: sekitar 30,6%
Angka tersebut dapat berbeda menurut musim dan jenis virus influenza yang beredar.
Jadi, tujuan vaksinasi bukan menjanjikan seseorang pasti tidak terkena influenza, tetapi menurunkan kemungkinan sakit dan membantu mengurangi risiko influenza yang lebih berat.
Jadwal Vaksin Influenza untuk Anak dan Dewasa
Rekomendasi sederhana pemberian vaksin influenza berdasarkan usia adalah sebagai berikut.
Anak Usia 6 Bulan–8 Tahun
Pada anak usia 6 bulan–8 tahun yang baru pertama kali mendapatkan vaksin influenza:
- Diperlukan 2 dosis
- Jarak minimal antardosis adalah 4 minggu
Usia 9 Tahun ke Atas
Pada usia ≥9 tahun:
- Umumnya diberikan 1 dosis
- Diulang setiap tahun
Vaksin Influenza untuk Dewasa
Pada orang dewasa, vaksin influenza dianjurkan:
- 1 kali setiap tahun
Mengapa Vaksin Influenza Harus Diulang Setiap Tahun?
“Bukankah tahun lalu sudah vaksin influenza?”
Vaksin influenza memang berbeda dari beberapa vaksin lain yang cukup diberikan beberapa kali seumur hidup.
Virus influenza terus berubah. Selain itu, perlindungan kekebalan setelah vaksinasi dapat berkurang seiring waktu.
Karena itulah komposisi vaksin influenza dievaluasi secara berkala dan vaksinasi influenza dianjurkan setiap tahun.
Jadi, pernah mendapatkan vaksin influenza pada tahun sebelumnya bukan berarti perlindungan tahunan berikutnya tidak perlu diperhatikan.
Jangan Tunggu Satu Rumah Ikut Tumbang
Anak dapat terpapar influenza di sekolah. Orang tua bisa membawanya dari kantor. Kemudian virus dapat menyebar ke anggota keluarga lain di rumah.
Selain vaksinasi, beberapa kebiasaan sederhana juga tetap perlu dilakukan untuk membantu mencegah penularan influenza, seperti:
- Mencuci tangan
- Menutup mulut saat batuk
- Beristirahat ketika sakit
- Menghindari kontak dekat saat sedang demam
Vaksinasi influenza merupakan salah satu langkah pencegahan yang dapat dipersiapkan sebelum sakit datang.
Kesimpulan
Influenza dapat bermula dari sekolah, tempat kerja, atau lingkungan lainnya sebelum akhirnya ikut terbawa pulang dan menyebar kepada anggota keluarga di rumah.
Vaksin influenza dapat membantu menurunkan kemungkinan sakit dan mengurangi risiko influenza yang lebih berat. Namun, efektivitasnya dapat berbeda berdasarkan musim, kelompok usia, serta jenis virus influenza yang beredar.
Karena virus influenza terus berubah dan perlindungan kekebalan dapat berkurang seiring waktu, vaksin influenza dianjurkan untuk diulang setiap tahun.
Sudahkah vaksin influenza keluarga diperbarui tahun ini?
Yuk, cek jadwal vaksin influenza Anda dan keluarga bersama dokter di Rumah Vaksinasi.
Karena melindungi keluarga akan lebih baik bila dimulai sebelum influenza masuk ke rumah.
Referensi Ilmiah
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Clinical Guidance for Influenza Vaccination, 2026.
- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun, Rekomendasi IDAI Tahun 2024.
- Guo J, et al. Real-world effectiveness of seasonal influenza vaccination and age as effect modifier: A systematic review, meta-analysis and meta-regression of test-negative design studies. Vaccine. 2024;42(8):1883–1891.