Super Flu Mengancam Nyawa: Pentingnya Vaksinasi Dewasa dengan Komorbid Sebagai Pelindung

Super Flu Mengancam Nyawa: Pentingnya Vaksinasi Dewasa dengan Komorbid Sebagai Pelindung

Oleh : Rumah Vaksinasi

Lonjakan Kasus dan Risiko Kematian

Awal tahun 2026, dunia kesehatan Indonesia dikejutkan oleh kasus kematian akibat infeksi influenza A (H3N2) subclade K, atau yang populer disebut super flu. Pasien yang meninggal di RS Hasan Sadikin Bandung diketahui memiliki beberapa komorbid seperti stroke, gagal jantung, dan infeksi ginjal yang memperparah kondisinya.

Kasus ini menegaskan bahwa super flu bukan sekadar flu biasa. Penyakit ini bisa berkembang cepat, memicu komplikasi berat, dan berdampak fatal terutama pada kelompok rentan—termasuk individu dengan komorbid.

Apa Itu Super Flu?

Super flu adalah istilah untuk menyebut infeksi influenza yang menyebabkan:

  • Gejala lebih berat dan berlangsung lebih lama
  • Komplikasi serius seperti pneumonia berat, gagal napas, bahkan kematian
  • Risiko perburukan kondisi kronis yang sudah dimiliki pasien

    Super flu jauh lebih berbahaya dibanding flu musiman biasa dan memerlukan perhatian serius, terutama pada individu dewasa dengan penyakit penyerta.

Mengapa Komorbid Membuat Risiko Meningkat?

Beberapa kondisi komorbid yang meningkatkan risiko fatal saat terinfeksi flu antara lain:

  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Penyakit paru kronik (asma, PPOK)
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan kekebalan tubuh
  • Obesitas

Komorbid menyebabkan respon imun tubuh melemah, sehingga saat terserang virus influenza, tubuh tidak mampu melawan dengan optimal. Akibatnya, flu bisa berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa.

Faktanya, banyak kematian akibat flu bukan disebabkan oleh virusnya sendiri, tetapi oleh komplikasi berat yang muncul pada pasien dengan penyakit penyerta.

Pentingnya Vaksinasi Influenza pada Dewasa

Vaksinasi tahunan adalah langkah pencegahan paling efektif bagi dewasa, terutama yang memiliki komorbid. Vaksin influenza:

  • Mengurangi risiko tertular virus flu
  • Meringankan gejala bila terinfeksi
  • Mencegah komplikasi serius, rawat inap, dan kematian
  • Menjaga kualitas hidup dan aktivitas harian

Vaksin influenza tidak menyebabkan flu karena menggunakan virus inaktivasi (mati). Vaksin ini aman, dan akan merangsang pembentukan antibodi untuk melawan virus bila sewaktu-waktu terpapar.

Rekomendasi WHO dan Kemenkes RI

  • Usia dewasa 19 tahun ke atas:
    1 dosis vaksin influenza per tahun

Khususnya direkomendasikan untuk kelompok dengan penyakit penyerta dan lansia.

Kesimpulan

Super flu adalah ancaman serius, khususnya bagi dewasa dengan komorbid. Mencegah lebih baik daripada menyesal—dan vaksinasi adalah bentuk perlindungan yang nyata dan terbukti secara ilmiah.

Jangan tunggu gejala berat muncul. Lindungi diri dan keluarga sekarang juga dengan vaksinasi influenza di Rumah Vaksinasi terdekat.

Referensi:
  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kewaspadaan terhadap Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI; 2025.
  2. World Health Organization. Vaccines against influenza: WHO position paper. Wkly Epidemiol Rec. 2022;97(19):185–208.
  3. Jin X, Chen Y, Wang S, et al. Influenza vaccine outcomes: a meta-analysis revealing morbidity and mortality reduction. J Infect Public Health. 2025;18(1).

`1

Tinggalkan Balasan