Musim Hujan, Anak Batuk hingga Sesak? Waspadai Pneumonia dan Lindungi dengan Vaksin PCV

Musim Hujan, Anak Batuk hingga Sesak? Waspadai Pneumonia dan Lindungi dengan Vaksin PCV

Oleh : Rumah Vaksinasi

Meningkatnya Risiko Pneumonia pada Anak Saat Musim Hujan

Musim hujan kerap menjadi momen meningkatnya penyakit saluran pernapasan pada anak-anak. Gejala seperti batuk, pilek, dan demam menjadi keluhan umum. Namun, jika batuk tidak membaik dan disertai napas cepat atau sesak, orang tua perlu waspada. Ini bisa menjadi tanda pneumonia, infeksi paru-paru yang berbahaya, terutama bagi bayi dan balita.

Mengapa Musim Hujan Memicu Pneumonia?

Tingginya kelembapan udara dan suhu rendah saat musim hujan menciptakan lingkungan ideal bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak. Anak-anak yang masih memiliki sistem kekebalan tubuh belum matang menjadi lebih rentan. Selain itu, kebiasaan berkumpul di ruang tertutup tanpa ventilasi baik meningkatkan risiko penularan kuman melalui droplet.

Faktor risiko lain meliputi:

  • Daya tahan tubuh rendah
  • Gizi kurang
  • Paparan asap rokok
  • Lingkungan rumah padat dan minim ventilasi

Pneumonia Bukan Sekadar Batuk Biasa

Pneumonia adalah infeksi pada jaringan paru-paru akibat virus, bakteri, atau jamur. Infeksi ini menyebabkan paru-paru meradang dan terisi cairan atau nanah sehingga mengganggu pertukaran oksigen. Kondisi ini dapat menyebabkan sesak napas serius pada anak.

Gejala Pneumonia pada Anak

  • Batuk yang memburuk atau tidak kunjung sembuh
  • Napas cepat atau terengah-engah
  • Tarikan dinding dada ke dalam saat bernapas
  • Demam tinggi yang sulit turun
  • Anak tampak lemas, rewel, atau susah menyusu

Jika gejala-gejala ini muncul, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan.

Pencegahan Pneumonia Melalui Vaksinasi PCV

Kabar baiknya, pneumonia dapat dicegah dengan imunisasi, khususnya vaksin PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine). Vaksin ini melindungi dari bakteri Streptococcus pneumoniae—penyebab utama pneumonia berat, meningitis, dan sepsis pada anak.

Jadwal Rekomendasi Pemberian Vaksin PCV

Program

Dosis

Usia Anak

Rekomendasi IDAI

3 dosis primer + 1 booster

2 bulan, 4 bulan, 6 bulan (primer) + 12 bulan (booster)

Program Pemerintah

2 dosis primer + 1 booster

2 bulan, 3 bulan (primer) + 12 bulan (booster)

Manfaat Pemberian Vaksin PCV

Vaksinasi PCV telah terbukti secara klinis:

  • Mengurangi risiko pneumonia berat
  • Menurunkan angka rawat inap anak
  • Mencegah komplikasi berbahaya dan kematian
  • Mendukung terciptanya herd immunity di lingkungan sekitar

Peran Orang Tua dalam Melindungi Anak

Selain vaksinasi, orang tua bisa berkontribusi dalam pencegahan pneumonia dengan:

  • Memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap
  • Menjaga kebersihan rumah dan tangan
  • Menjauhkan anak dari asap rokok
  • Memberikan nutrisi yang cukup dan seimbang
  • Segera membawa anak ke dokter bila muncul tanda bahaya

Kesimpulan

Batuk yang muncul saat musim hujan tidak selalu ringan. Ketika disertai sesak napas, bisa jadi itu tanda pneumonia yang berbahaya. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk mencegah penyakit sebelum terjadi.

Vaksinasi PCV menjadi langkah efektif untuk melindungi anak sejak dini. Jangan tunda untuk melengkapi imunisasi anak Anda. Segera kunjungi layanan kesehatan atau hubungi Rumah Vaksinasi untuk informasi lebih lanjut.

Sumber Referensi:
  1. World Health Organization. Pneumococcal vaccines WHO position paper – 2019. Wkly Epidemiol Rec. 2019;94(8):85–104.
  2. Loeb M, Lakhanpaul M, Saha S, et al. Sunshine, rainfall, humidity and child pneumonia in the tropics: time-series analysis. J Epidemiol Community Health. 2012;66(4):304–10. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9151886/
  3. Htar MTT, Christopoulou D, Schmitt H-J. Efficacy, immunogenicity, and safety of pneumococcal conjugate vaccines in children: a systematic review and meta-analysis. Vaccine. 2025;43(5):765–80. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12520882/

`1

Tinggalkan Balasan