Masuk Sekolah Lebih Siap: Vaksin Lengkap, Anak Sehat
Oleh : Rumah Vaksinasi
Tahun ajaran baru segera dimulai. Anak-anak kembali beraktivitas di sekolah, bertemu banyak teman, belajar di ruang kelas, dan mengikuti berbagai kegiatan bersama. Di balik semangat masuk sekolah, ada satu hal penting yang sering terlupakan oleh orang tua: kesiapan kesehatan anak, terutama melalui vaksinasi lengkap dan tepat waktu.
Penyakit yang Sering Menyebar di Lingkungan Sekolah
Sekolah merupakan tempat dengan interaksi fisik tinggi dan penyebaran droplet yang intens. Beberapa penyakit menular yang sering menyebar di lingkungan sekolah antara lain:
1. Campak, Gondongan, dan Rubella (MMR)
Penyakit ini sangat mudah menular melalui batuk atau bersin. Anak yang terinfeksi bisa mengalami demam, ruam (campak), dan pembengkakan pada leher (gondongan). Tanpa vaksinasi, wabah MMR dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, diare berat, radang otak, hingga kematian.
2. Varisela (Cacar Air)
Ditularkan melalui kontak dekat, varisela menyebabkan demam dan lenting pada kulit. Komplikasi serius bisa terjadi jika anak belum divaksinasi.
3. Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT)
Meski kasusnya berkurang berkat imunisasi, penyakit ini tetap mengancam di komunitas dengan cakupan vaksin rendah. Batuk pertusis bisa berlangsung berminggu-minggu dan membuat anak sering absen sekolah.
4. Hepatitis A
Ditularkan melalui makanan atau kontak erat, hepatitis A menyebabkan muntah dan gejala kuning pada tubuh. Dapat berujung pada gangguan fungsi hati.
5. Influenza
Flu menyebar cepat di lingkungan sekolah dan sering membuat anak absen karena demam, pilek, batuk, dan nyeri otot.
Pentingnya Vaksinasi Sebelum Masuk Sekolah
Vaksinasi membantu tubuh membentuk kekebalan spesifik terhadap penyakit tertentu. Manfaat vaksinasi lengkap bagi anak usia sekolah meliputi:
- Melindungi dari penyakit menular yang umum di sekolah
- Mengurangi keparahan gejala bila terinfeksi
- Meningkatkan kehadiran dan partisipasi belajar
- Membentuk herd immunity untuk lingkungan sekolah yang lebih aman
Jadwal dan Rekomendasi Vaksinasi Anak Usia Sekolah
Berikut jadwal vaksinasi yang direkomendasikan untuk anak usia sekolah:
Jenis Vaksin | Manfaat | Jadwal Pemberian |
MMR (Campak, Gondongan, Rubella) | Perlindungan terhadap 3 penyakit utama | Usia 9 bulan (MR), 18 bulan & 5 tahun (MMR) |
Varisela (Cacar Air) | Mencegah cacar air & komplikasi | Mulai usia 12 bulan, 2 dosis (jarak 2 bulan) |
DTP/DTaP | Difteri, Tetanus, Pertusis | Usia 2, 3, 4, 18 bulan; booster usia 5 tahun |
Hepatitis A | Melindungi fungsi hati | Usia 12 bulan, 2 dosis (jarak 6 bulan) |
Influenza Tahunan | Mencegah flu & komplikasinya | Usia 6 bulan ke atas, pengulangan setiap tahun |
Langkah Praktis untuk Orang Tua
- Periksa buku imunisasi anak untuk memastikan semua vaksin dasar dan booster sudah lengkap.
- Jika ada vaksin yang terlewat, konsultasikan dengan dokter. Jadwal bisa dikejar tanpa harus mulai dari awal.
- Diskusikan dengan Rumah Vaksinasi tentang vaksin tambahan yang sesuai kondisi anak
Dengan imunisasi yang lengkap, anak lebih siap menghadapi tahun ajaran baru dengan tubuh sehat dan risiko penyakit menular yang minimal.
Kesimpulan
Vaksinasi lengkap adalah langkah penting untuk memastikan anak siap secara fisik dan mental dalam menjalani kegiatan belajar di sekolah. Tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga teman-teman dan komunitas sekolah melalui kekebalan kelompok. Jangan tunda, pastikan imunisasi anak Anda lengkap sebelum kembali ke sekolah, cek info selengkapnya di rumah vaksinasi terdekat!
Referensi:
- Bullen M, Heriot GS, Jamrozik E. Herd immunity, vaccination and moral obligation. J Med Ethics. 2023;49(9):636-41. doi:10.1136/jme-2022-108485
- World Health Organization. Vaccines and immunization [Internet]. Geneva: WHO; c2019 [cited 2026 Jan 1].
`1