web-rv-3-1200x675.png
03/Jan/2022

Pentingnya Vaksin untuk Bayiku

Bayi dilahirkan dengan membawa antibodi yang cukup banyak dari tubuh ibunya. Dan saat menyusui, bayi juga mendapatkan antibodi dari ASI ibunya. Lalu, mengapa vaksin masih dibutuhkan, ya?

Kekebalan dalam tubuh dibagi menjadi kekebalan tubuh spesifik dan nonspesifik. Jika diibaratkan, kekebalan nonspesifik ini sama seperti hansip, sedangkan kekebalan spesifik adalah pasukan khusus. Maling biasa dapat ditangkap dengan mudah oleh hansip. Akan tetapi, hansip tidak cukup kuat untuk melawan penjahat kelas kakap. Oleh karena itu, dibuatlah pasukan khusus untuk menangkap penjahat kelas kakap tadi. Rasanya seperti film action, ya?

Kita kembali lagi ke bayi, ya! Antibodi yang didapat bayi dari ibu dan ASI ibu sifatnya nonspesifik. Setiap saat, bayi terpapar dengan berbagai kuman di lingkungan. Sebagian besar kuman di lingkungan ini dapat dimatikan oleh kekebalan nonspesifik. Akan tetapi, beberapa kuman bersifat “lebih kuat” dan dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya dan mematikan, seperti polio dan tetanus. Nah, kuman yang ganas ini hanya dapat dilawan dengan kekebalan spesifik, yang bisa didapatkan dari vaksin.

Vaksin menggunakan sebagian kecil partikel kuman yang telah dilemahkan. Setelah dimasukkan ke dalam tubuh, vaksin akan menyebabkan tubuh membentuk kekebalan spesifik terhadap penyakit yang disebabkan oleh kuman tersebut. Dan karena sudah dilemahkan, vaksin tidak membuat tubuh bayi menjadi sakit. Nantinya, ketika bayi terpapar dengan kuman “yang sebenarnya” dari lingkungan, tubuh bayi sudah siap mematikan kuman dan bayipun tidak sakit.

Nah, tunggu apa lagi, yuk kita daftarkan bayi kita untuk vaksin segera sesuai jadwal!